Sharing Sukses dalam Berkolaborasi dan Inovasi bersama Alumni IPC

Sharing Sukses dalam Berkolaborasi dan Inovasi bersama Alumni IPC

Bandung, Telkom University – Direktorat Pengembangan Karir, Alumni dan Endowment (CAE) tidak ada hentinya dalam melakukan silaturahmi serta kolaborasi bersama alumni Telkom University. Acara mingguan bertajuk Alumni Sharing Chapter Industry kembali diadakan oleh Direktorat CAE yang kali ini bekerjasama dengan PT. Pelabuhan Indonesia II/Pelindo II atau yang biasa disebut IPC dengan tema “Sukses melalui Kolaborasi dan Inovasi” melalui Zoom Meeting dan Youtube pada Rabu, 14 Juli 2021.

Narasumber yang hadir pada acara tersebut ialah Ramadian Ariestyadi selaku Project Manager Pelindo II (alumni S1 Teknik Industri 2007) dan Yulisar Ganda Putra selaku Project Manager Pelindo II (alumni S1 Teknik Industri 2002). Tak ketinggalan pula moderator yang memimpin pada acara tersebut yaitu Antono Im Muhammad selaku Manager Migrasi & Pengembangan Proses Pelindo II (alumni S1 Informatika 2003).

Selain dihadiri oleh pembicara, Alumni Sharing Chapter Industry bersama Pelindo II juga dihadiri oleh AT Hanuranto selaku Direktur Pengemabangan Karir, Alumni dan Endowment, Agus Achmad Suhendra selaku Dekan Fakultas Rekayasa Industri, Parman Sukarno selaku Wakil Dekan I Fakultas Informatika, dan David Rumeser selaku Manajer Strategi dan Evaluasi Pembelajaran Pelindo II serta Ahmad Nugraha selaku Presiden Forum Alumni Universitas Telkom (FAST).

Agus Achmad Suhendra menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang telah menyempatkan hadir untuk berbagi ilmu dalam acara tersebut serta rasa terima kasih kepada PT. Pelindo II.

“Terima kasih kepada Pak David yang sudah bersedia menjalin kerjasama dengan kami melalui para alumni kami. Karena sekarang ini kerjasama perguruan tinggi dengan industri bukan hanya mengenai tataran program melainkan sudah pada tataran indikator, yaitu salah satunya kerjasama perguruan tinggi dan industri tersebut,” jelasnya.

Antono Im Muhammad menjelaskan bahwa Pelindo II merupakan salah satu dari empat perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pelabuhan yang saat ini memiliki 12 cabang di Indoneisa. Visi dari Pelindo II adalah menjadi ekosistem maritim kelas dunia, sedangkan misinya adalah membangun jaringan pelabuhan dan logistik maritim yang terintegrasi guna menurunkan biaya logistik dan meningkatkan perdagangan nasional.

“Banyak yang berasumsi bahwa Pelindo II ini hanya mengurus tentang perkapalan, tetapi sebetulnya kita juga bertanggung jawab dalam layanan kargo, peti kemas, dan jasa-jasa pendukung lainnya,” ungkapnya.

Ramadian Ariestyadi dalam presentasinya memaparkan pentingnya inovasi bagi sebuah perusahaan. Sebuah korporasi harus melakukan inovasi karena saat ini adalah eranya V.U.C.A. V.U.C.A merupakan singkatan dari volatility yaitu perubahan teknologi yang berjalan dengan cepat, uncertainty yaitu kondisi yang tidak pasti, complexity yaitu timbulnya perilaku konsumen yang semakin kompleks, dan ambiguity yaitu munculnya sesuatu yang ambigu sehingga dibutuhkan suatu inovasi. 

“Perusahaan itu harus bisa beradaptasi dan bisa bertahan. Kita harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan berubah terhadap suatu kondisi,” tuturnya.

Diantara inovasi yang dilakukan oleh Pelindo II ialah discovery, describe, ideation, prototype, dan pitching. Discovery dimulai dengan membuat desain pemikiran mengenai inovasi yang akan dibuat berdasarkan masalah yang dihadapi. Describe yaitu memberikan solusi terhadap masalah yang ada saat ini. Ideation dapat berpa menuangkan ide terpilih ke dalam gambar sebagai ide yang unik. Selanjutnya adalah fase prototype yaitu membuat prototype, propsal, dan rencana kerja. Sedangkan pitching adalah melakukan presentasi kepada BoD dan meyakinkan BoD bahwa inovasi yang dibuat dapat berkontribusi bagi perkembangan perusahaan. 

Sementara itu, Yulisar Ganda Putra yang berkesempatan juga menjadi narasumber di acara tersebut memaparkan berbagai kolaborasi yang dilakukan oleh Pelindo II baik secara internal maupun eksternal. 

Kolaborasi yang dilakukan oleh Pelindo II/IPC didukung dengan adanya Enterprise Resource Planning (ERP) yang membantu mengkolaborasikan pilar-pilar proses yang ada di Pelindo II. Mulai dari apek finance, supply chain & operations, dan human resources.

Leave a Reply

Your email address will not be published.